BICARAINDONESIA-Jakarta : Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer buka suara soal kabar mitra ojek online (ojol) menerima Bonus Hari Raya (BHR) Rp50.000. Ia mengatakan akan mengecek kebenaran informasi yang sudah ramai beredar tersebut.
“Nanti kami cek kenapa mereka dapat Rp50 ribu dan berapa jam kerja mereka. Kami kan nggak mau juga ada narasi-narasi sesat seperti ini. Kami mau tahu benar nggak. Nanti juga kami tanya aplikator mana yang ngasih Rp50 ribu,” ujar Immanuel saat ditemui dalam konferensi pers Maxim, Senin (24/3/2025).
Immanuel mengatakan jika informasi tersebut benar, maka pemerintah akan memberikan peringatan kepada aplikator yang memberikan BHR Rp50 ribu.
“Kalau itu benar terjadi memalukan. Mendingan kami bikin seruan pulangin aja duitnya Rp50 ribu. Negara ini mampu kok. Saya juga mampu sebagai Wakil Menteri membalikkan Rp50 ribu itu. Jangan dihina bangsa ini karena driver ojek online itu patriotik-patriotik bangsa ini. Jangan dihina mereka,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesian (SPAI) Lily Pujiati mengatakan ada mitra ojol yang mendapatkan BHR Rp50 ribu dan tidak sesuai ketetapan dari pemerintah.
“Dari pengaduan yang kami terima, seorang pengemudi ojol hanya mendapatkan bonus hari raya sebesar Rp 50 ribu dari pendapatannya selama 12 bulan sebesar Rp 33 juta,” beber Lily, dikutip dari CNBC Indonesia.
“Ini jelas tidak adil karena platform menentukan kategori yang diskriminatif seperti hari aktif 25 hari, jam kerja online 200 jam, tingkat penerimaan order 90%, tingkat penyelesaian trip 90% setiap bulannya,” lanjut dia.
Sebagaimana diketahui bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto para pekerja ojol dan kurir online mulai menerima Bonus Hari Raya (BHR) dari penyedia aplikasi seperti Gojek, Grab, hingga Maxim.
Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang tertuan dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) terkait Tunjangan Hari Raya (THR) yang meliputi BHR untuk mitra ojol.
Besaran BHR yang diimbau adalah 20% dari rata-rata pendapatan mitra ojol selama 12 bulan. Adapun syarat yang ditetapkan para aplikator beragam, salah satunya mitra ojol harus aktif dan berkinerja baik.