BICARAINDONESIA-Medan: Memasuki pekan ketiga bulan suci Ramadan 1446 H, Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) menggelar kegiatan Quantum Leadership Ramadhan (QLR) XXIV1446 H di Ruang Multiguna, Rabu (19/3/2025).
Diikuti 1.039 orang peserta, ampak hadir dalam pembukaan kegiatan Pembina YPSA Buya Sofyan Raz, Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, Ketua Harian Addaratul Hasanah, Wakil Ketua Harian YPSA Zulfadhli Raz, Kepala Departemen Keislaman dan Dakwah YPSA Azhar Fauzi, Kepala Sekolah unit KBTK, SD, SMP, SMA YPSA, dan instruktur QLR dari Shafia Institut yang didominasi mahasiswa dan Dosen dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).
Hj. Rahmawaty atau yang akrab disapa Umi Etty dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dengan digelarnya kembali kegiatan terebut.
“Alhamdulillah saat ini seperti tahun sebelumnya, YPSA kembali semarakkan Ramadhan dengan kegiatan pesantren kilat atau Quantum Leadership Ramadhan. QLR ini mempercepat siswa-siswi belajar tentang kepemimpinan. Melalui QLR ini peserta dapat meningkatkan kedisplinan karena disiplin ini merupakan pelatihan sepanjang hidup,” ungkapnya
“Kami harapkan kepada seluruh peserta dapat menyerap dan memaknai keikutsertaannya dalam kegiatan ini. Pertama, peserta harus tahu tujuannya untuk menuntut ilmu dan berbagi ilmu. Kedua, Meningkatkan keimanan kita. Ketiga, Meningkatkan amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini,” imbuh Umi.
Ketua Panitia Abdurrohim Harahap menjelaskan, tema QLR kali ini adalah ‘Membangun Spirit Meneladani Rasulullah SAW’.
Disampaikannya juga, kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari dimulai pada Rabu 19 Maret sampai dengan 21 Maret 2025. Adapun kegiatannya yaitu Tadarusan Al-Quran, Ceramah, Games, Kreativitas Kelompok dan Lainnya.
“Penguatan QLR ke-24 Tahun 2025 ini pada materi inti dengan pendekatan kreativitas peserta QLR masing-masing mengumpulkan segala referensi tentang wawasan keislaman yang nantinya digunakan untuk menjawab tantangan zaman bagi para peserta untuk membela agamanya dan untuk menjadi bahan ibrah dalam suasana diskusi. Kita akan membimbing Anak-anak YPSA dengan segala vitalitasnya menyimpan sejumlah potensi yang patut di kembangkan,” jelas Abdurrohim.
Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, MA selaku Ketua Shafia Institut sekaligus penanggung jawab kegiatan QLR YPSA ini menyampaikan, dimasa depan anak-anak ini merupakan pelaku utama dalam perubahan masyarakatnya, sehingga maju mundurnya kehidupan mendatang ada ditangannya.
“Dan bagaimana mereka sukses di zamannya amat tergantung kepada keseriusan dalam menanggapi suatu informasi, mereka dalam membiasakan dirinya untuk menjadi generasi yang berkepribadian Islami yang tangguh yaitu memiliki pemikiran, perasaan dan perilaku yang mulia sesuai dengan ajaran-ajaran Islam,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini Ketua Umum Umi Etty didampingi Pembina YPSA Buya Sofyan Raz didaulat mengalungkan badge kepada setiap perwakilan unit sebagai tanda dimulainya QLR 1446 H di YPSA.
Kepala Departemen Keislaman dan Dakwah YPSA Azhar Fauzi mengatakan tujuan kegiatan QLR ini adalah untuk menanamkan nilai nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari hari.
“Meningkatkan pemahaman tentang akhlak dan sikap Rasulullah dalam berbagai aspek kehidupan. Menguatkan semangat beribadah dan beramal Soleh dengan mencontoh teladan Rasulullah. Dan mengembangkan karakter islami yang berlandaskan nilai nilai moral dan spiritual Rasulullah,” sebutnya
Akhir acara pembukaan, Ustadz Abdurrohim Harahap selaku Ketua Panitia Quantum Leadership Ramadhan 2025 menyerahkan berkas data peserta kepada Ustadz Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, MA, selaku Wakil Master of Training Shafia Institut dan penanggung jawab kegiatan QLR YPSA.
Kepala Departemen Pendidikan dan IT YPSA Bagoes Maulana mengatakan bahwa YPSA sebagai salah satu sekolah Islam Internasional di Medan berkomitmen bahwa Program di bulan Ramadhan 1446 H ini ini diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat menjadikan siswa golden generation yang beriman.
“Ini juga sebagai wujud ikhtiar kami menjadikan YPSA sebagai sekolah terbaik di kota Medan, Sumatera Utara yang menjadi pilihan tepat bagi siswa dan orang tua siswa”, tegas Bagoes. (Rz/*)